Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Sejarah’ Category

Beberapa hari yang lalu dapat text message tentang good governance prinsip yang berasal dari surat Imam Ali kepada Gubernur Mesir yang di tunjuk beliau. Berikut ini terjemahan bebasnya saya lampirkan karena saya pikir sangat bagus untuk dilewatkan, dan bisa jadi ini lah prinsip tentang good governance pertama kali di dunia.

Imam Ali a.s., khalifah ke empat, sepupu dan menantu Rasulullah SAW, menulis surat yang berisi panduan untuk Malik Al Asytar sebagai gubernur Mesir.  Beliau berkata bahwa sebagai gubernur, anda hanya akan sukses apabila mengelola pemerintahannya dengan memperhatikan prinsip keadilan, kesetaraan, kejujuran, dan kemamkmuran untuk semua rakyatnya.

Penggalan surat berikut ini menunjukkan betapa kata kata Imam Ali tidak lekang dimakan waktu. Surat ini sendiri terdapat di Nahjul Balagha, dan bisa di dapatkan di toko toko buku terdekat di kota anda.

Manifestasi Toleransi Beragama: Rakyat dalam kekuasaan mu akan terdiri dari dua macam, mereka yang se-agama dengan kamu, dimana mereka adalah saudara-mu, dan mereka yang tidak se-agama dengan kamu, dimana mereka adalah sama sama manusia yang sama seperti kamu. Dua duanya punya kelemahan seperti manusia pada umumnya, dimana mereka cenderung untuk berbuat dosa, terlibat dalam maksiat entah karena disengaja atau karena kebodohan dan ketidak tahuan bahwa akibat dari tindakan mereka sangat besar. Maka berikanlah kasih dan sayang mu untuk menyelamatkan mereka sama seperti kamu berharap rahmat dan ampunan Allah kepada mu.

Baca Tulisan Lengkapnya…

Read Full Post »

Ketika dokter Zakir Naik berbicara kepada public di Peace TV, “Yazid, radiyalluhanhu”, memang itu yang dia maksudkan, apa yang ada di bawah sadarnya dia tunjukkan kepada khalayak. Dalam ceramah ceramahnya, dia mengecam orang orang yang menurutnya adalah “peyembah kubur” dan “ahli bid’ah”, walaupun dia sangat tahu bahwa nggak ada orang Islam yang menyembah kubur atau pun meminta kepada mayit, lalu apa metoda dakwah seperti ini dimana si da’i mendistorsi fakta dan keyakinan kelompok lain karena motif motif motif politik dan kebencian?

Lulusan dari sekolah Ibn Taymiyah dan ibn Abdul Wahab telah mengakibatkan kerusakan di dunia ini, dengan aksi aksi terorisme yang mengorbankan banyak pihak yang tidak berdosa, termasuk perempuan dan anak anak, dengan mengatasnamakan Islam dan Jihad. Dan hampir tidak terdengar suara dari para da’I yang biasanya vokal ini, tentang aksi aksi teroris seperti misalnya bom bali, 9/11, dan bom bom tiap hari di Irak, hanya karena yang terbantai bukan dari harokah mereka, yang kita dengar paling paling hanya pernyataan pernyataan setengah hati, cari muka, atau malah dukungan terang terangan kepada para teroris. Apa ini perilaku ulama yang Islam ajarkan? Sungguh sedih melihat kebencian kepada Islam sekarang ini salah satu penyebabnya adalah perilaku sebagian ummatnya yang merusak nama Islam sendiri.

dr. Zakir Naik

Ketika dr. Naik berkata bahwa tragedi Karbala adalah perang dengan motif politik dan bukan berdasarkan motif agama dan contoh dari Rasulullah SAAW (secara spesifik, dia bilang ”Political War”), dia membebaskan pemimpinnya Yazid ibn Muawiyah dari kekejaman dan pembantaian yang dilakukan oleh pasukannya atas orang orang terbaik, keluarga dari insan terbaik. Dan jika terlepas perhatian dari da’i ini bahwa lebih dari 500 ayat di Qur’an menentang segala jenis penindasan, maka da’i ini sudah menyebarkan informasi yang tidak tepat tentang Qur’an dan Islam.

Baca tulisan selengkapnya…

Read Full Post »

Abu Hamid Ghazali adalah seorang tokoh besar di dunia Islam yang sangat terkenal dengan karya terkenalnya Ihya Ulumuddin, dia juga tokoh yang membuat aliran sufi dalam Islam dipetakan secara sistematis.

Beliau lahir di propinsi yang sekarang dinamakan Khurasan di Iran, di kota Tus, sekitar 22 kilometer dari kota Masyhad, pada tahun 1058 Masehi, dan tinggal di kota Tus sampai usia remaja.

Salah satu karya terkenal dari beliau adalah Tahafut al falasifah, yang merupakan salah satu karya filsafat dunia Islam yang sering dijadikan rujukan. Tahafut al Falasifah berisikan 20 poin bantahan yang mengkritik para filsuf pada masa itu, yang kebanyakan mengadopsi filsafat Yunani dengan tokohnya Ibnu Sina [980-1037M] dan Al Farabi [872-950M].

Dalam 20 Bab di Tahafut, beliau mengatakan bahwa para filsuf telah melakukan Bid’ah dalam 17 bab dan dalam 3 bab lainnya beliau menuduh para filsuf telah sesat [kufur] dalam keyakinan mereka.

Baca Tulisan Selengkapnya…

Read Full Post »

Nama Rachel Corrie kembali bergaung, kali ini walaupun dia telah pergi meninggalkan kita, dia tetap akan kembali mengunjungi Palestina, walaupun dalam bentuk lain.

Baca Tulisan Selengkapnya…

Read Full Post »

Setelah kasus penyerbuan Israel ke kapal pembawa bantuan kemanusiaan baru baru ini, jadi ingat tentang email yang didapat dari teman pada waktu serangan Israel ke Lebanon tahun 2006 kemarin.

Intinya adalah bagaimana suatu negara mendidik dan menyiapkan generasi mudanya untuk menjadi manusia yang rasialis, yang tidak memiliki rasa kemanusiaan dan membunuh hati nurani anak anak kecil bahkan sebelum mereka tumbuh. Kalau sudah begini, siapa yang salah?

Baca Tulisan Selengkapnya…

Read Full Post »

Seorang penulis dari Amerika yang namanya nggak terlalu terkenal sehingga ga penting buat disebut disini pernah berujar tentang peran serta negaranya dalam menyebarkan demokrasi di dunia (ketiga):

Musuh kita bukan yang ada di seberang perbatasan, tapi musuh utama dari kemanusiaan sekarang ini adalah kemiskinan, ketidakadilan, dan kebodohan.

Setelah perang dunia ke 2, Amerika telah banyak sekali campur tangan dalam menyebarkan demokrasi dan misi perdamaian, sehingga oleh salah satu tim sukses presiden RI disebut bahwa sangat banyak jasanya Amerika bagi Indonesia. Walaupun ada juga sih yang bilang tujuan utama amerika dalam campur tangannya di Negara lain itu adalah:

  • Melindungi kepentingan perusahaan perusahaan besar Amerika yang beroperasi di daerah itu.
  • Menghalangi munculnya kekuatan alternatif yang bisa mengalahkan hegemoni sistem kapitalis.
  • Menambah dan memantapkan diri sebagai super power.

Berikut ini adalah sebagian dari peran serta Amerika:

Baca Tulisan Selengkapnya…

Read Full Post »

Source: Paradigma Kaum Tertindas

Hijrah bukanlah sekedar suatu peristiwa sejarah, bukanlah sekedar perpindahan sejumlah sahabat dari Mekkah ke Abissinia maupun ke Madinah atas perintah Rasul.

Janganlah dianggap sama dengan perpindahan sekelompok masyarakat primitive atau berperadaban rendah dari suatu tempat ke tempat lain.

Hijrah adalah suatu konsep yang sangat luhur dan merupakan konsep yang sama sekali baru, jadi bukan hanya sekedar suatu peristiwa sejarah yang sederhana. Bahkan para filsuf sejarah belum memberikan perhatian yang cukup atas masalah hijrah ini, walaupun selama ini hijrah merupakan faktor utama kebangkitan peradaban sepanjang zaman.

Dalam sejarah kita mengenal banyak peradaban, dan semuanya terlahir dari peristiwa hijrah. Sebaliknya tidak pernah dicatat dalam sejarah ada suatu suku bangsa yang berkembang tanpa terlebih dahulu harus meninggalkan tanah asalnya dan berhijrah. Dan Al-Qur’an menyebutkan perintah tentang hijrah dalam banyak sekali kesempatan menunjukkan betapa pentingnya konsep ini.

Baca Tulisan Selengkapnya…

Read Full Post »

Older Posts »