Feeds:
Pos
Komentar

Archive for April, 2016

Tidak benar jika dikatakan Husayn tidak tahu apa yang menantinya [karena jika dia berambisi untuk kepentingan pribadi, tidak akan juga bawa hanya keluarga dan pengikut setia yang berjumlah tidak seberapa]. Intinya adalah beliau tahu apa yang akan terjadi, tetapi tetap juga berjalan. Begitu banyak peringatan dari begitu banyak orang, peringatan yang bahkan dimulai semenjak dia bergerak menuju Irak. [Salah satunya dari penyair besar arab, Farazdaq yang menemui beliau dan berkata kepadanya tentang orang orang Irak… “Hati mereka bersama mu tetapi pedang mereka diarahkan padamu”].

“Siapa yang bisa menjamin nanti apakah orang Kufah akan bangkit dan melawan penjajah mereka?” ujar salah satu sepupunya. “Mereka ini adalah orang orang yang selalu bisa dibeli. Mereka itu hamba hamba dirham. Aku khawatir mereka akan meninggalkanmu, atau malah memerangi mu”.

Tetapi Husayn sepertinya sudah tidak bisa digoyahkan lagi atas hal hal seperti itu. “Demi Allah, saudaraku, aku tahu nasihat mu baik dan masuk akal,” jawabnya. “Tetapi apa yang sudah di takdirkan akan tetap terjadi walaupun aku mendengarkan nasehat mu ataupun tidak.”

Baca Kisah Selanjutnya…

Read Full Post »