Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Januari 23rd, 2016

Raungan menggemuruh terdengar dari pasukan Aisyah ketika Unta yang di kendarai oleh Aisyah di tuntun maju ke tengah tengah medan perang. Ini adalah unta Merah, unta terbaik, kuat dan besar, dan kanopi yang ditempatkan di atasnya bukanlah dilapisi oleh kain katun halus, tetapi dari rantai besi yang dilapisi oleh sutra merah.

Howdah itu tinggi menjulang di tengah tengah pasukan berkuda dan infantri. Bahkan lebih mencolok dari bendera bendera yang berkibar, sehingga menjadi petunjuk dan pusat rujukan bagi pasukan Aisyah.

Dia yang paling terkenal, paling blak blakan, dan tentunya paling kontroversial dari janda janda nabi, seorang yang kamarnya menjadi tempat persemayaman terakhir nabi, tidak hanya berada di sisi medan perang, tetapi dia hadir disini, langsung di jantung pertempuran. Dibawah perintah Ummul Mukiminin, ibu kaum beriman, tidak ada yang tidak akan mereka lakukan.

Baca Kisah selanjutnya…

Iklan

Read Full Post »