Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Januari, 2016

Raungan menggemuruh terdengar dari pasukan Aisyah ketika Unta yang di kendarai oleh Aisyah di tuntun maju ke tengah tengah medan perang. Ini adalah unta Merah, unta terbaik, kuat dan besar, dan kanopi yang ditempatkan di atasnya bukanlah dilapisi oleh kain katun halus, tetapi dari rantai besi yang dilapisi oleh sutra merah.

Howdah itu tinggi menjulang di tengah tengah pasukan berkuda dan infantri. Bahkan lebih mencolok dari bendera bendera yang berkibar, sehingga menjadi petunjuk dan pusat rujukan bagi pasukan Aisyah.

Dia yang paling terkenal, paling blak blakan, dan tentunya paling kontroversial dari janda janda nabi, seorang yang kamarnya menjadi tempat persemayaman terakhir nabi, tidak hanya berada di sisi medan perang, tetapi dia hadir disini, langsung di jantung pertempuran. Dibawah perintah Ummul Mukiminin, ibu kaum beriman, tidak ada yang tidak akan mereka lakukan.

Baca Kisah selanjutnya…

Iklan

Read Full Post »

Disaat dia mendengar anjing menyalak, Aisyah segera teringat kepada sabda Rasulullah SAW. Suara itu sendiri bukanlah suatu hal yang aneh, lolongan anjing di tengah malam di padang pasir selalu terdengar, apalagi dengan banyaknya jackal, hyena, dan srigala yang berkeliaran mencari mangsa. Tetapi tempat dimana anjing melolong ini yang membuatnya ketakutan, karena tempat ini adalah yang di sabdakan oleh baginda nabi kepada beliau untuk mengingatkan dirinya tentang bahaya yang menghadang.

Ketika pasukannya sampai di suatu oasis di jalur antara Mekkah dan dataran rendah Irak, sepertinya adalah tempat yang cocok untuk bermalam, tetapi ketika anjing anjing mulai menyalak sahut bersahutan, beliau menanyakan “apa nama tempat ini?” dan ketika dia mendengar bahwa jawabannya – oasis haw’ab – segera ketakutan dan histeria mencengkramnya.

Innalillahi wa inna lillah hi raji’un, segera Aisyah berteriak, sebuah ucapan yang umumnya di ucapkan ketika malapetaka atau kematian menghadang. Semua orang disekitarnya terkejut.

“Tidak kah kamu tahu? Akulah yang di gonggong oleh anjing anjing itu” Aisyah berkata kepada mereka… Aku teringat peringatan Nabi kepada kami para istrinya, “andai aku tahu siapa di antara istri ku yang akan di gonggong oleh anjing anjing haw’ab”. “itulah aku! Bawa aku pulang, bawa aku kembali”.

Baca Kisah Selanjutnya…

Read Full Post »