Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Januari, 2010

Pada akhir bagian II, kita akan membicarakan tentang apa plus dan minusnya jika anda mendadak kaya. Tetapi sebelum kita sampai kesana, ada sedikit yang ingin saya sampaikan. Ada yang bilang bahwa pada bagian II, saya lebih menekankan peran media sebagai pembuat manusia menjadi tidak bahagia, dan melupakan bahwa sebenarnya manusia sendirilah yang merupakan penentu kebahagiaan masing masing, seperti kata Gandhi “The world is enough for everyone’s need, but not for someone’s greed”.

Oleh karena itu, saya mohon maaf kalau sampe timbul kesan bahwa saya lebih menekankan peran media dan melupakan peran individu, karena sebenarnya saya sendiri pun menyadari bahwa penyakit yang bikin manusia ga bisa bahagia dan kedamaian sulit ditemui itu cuman satu, tapi obatnya belum ditemukan sampai sekarang adalah Greed/Tamak.

Alasan saya menyampaikan peran media di tulisan sebelumnya adalah karena 3 hal, yaitu:

Baca Tulisan Selengkapnya…

Read Full Post »

Pada akhir bagian I, saya mengatakan tentang peran media untuk membuat kesan bahwa pilihan satu satunya agar dapat bahagia adalah bagaimana mendapatkan uang sebanyak banyaknya, lalu membelanjakannya untuk mengejar kebahagiaan yang selalu mengelak itu. Sehingga kegiatan nyata yang terbukti bikin kita bahagia malah kita tinggalkan, [Seperti maen sama anak, nongkrong bareng, mancing bareng temen temen, etc].

Inilah sebenarnya yang ditutupi oleh media dari mata kita, semua berpusat pada uang, “kalo mau seneng, lo mesti kaya!” whatever the way, yang penting kaya, titik!. Emang nggak secara terang terangan, tapi seperti bisikan nina bobo dari neraka yang menggiring kita untuk menyembah pengumpulan kekayaan dan penghamburannya di mall mall dan pusat perbelanjaan. Bagaimana dengan negara kita Indonesia? Bisa dilihat disini.

Baca Tulisan Selengkapnya

Read Full Post »

Beberapa waktu yang lalu diskusi tentang kebahagiaan dan kaitannya dengan kekayaan dengan beberapa teman di FB.

Waktu itu saya membawa sebuah riset tentang hubungan antara penghasilan tahunan dengan kebahagiaan, hasil riset tersebut adalah orang yang termasuk dalam kelompok penghasilan terendah, cenderung lebih bahagia bila dibandingan dengan mereka yang berpenghasilan lebih tinggi.

Contohnya; Orang yang berpenghasilan dibawah 20k setahun menghabiskan lebih dari 30% waktunya untuk bersantai dan melakukan kegiatan yang mereka nikmati [biasanya nonton TV atau nongkrong/majlas sesama sohib, yang nggak perlu duit banyak paling sebungkus Gudang Garam ama se teko kopi]. Sementara orang yang berpenghasilan diatas 100k setahun menggunakan hanya 15% waktu mereka untuk melakukan kegiatan yang mereka nikmati [biasanya Shopping untuk cw, Golf, or hobi hobi mahal lainnya].

Baca Tulisan Selengkapnya…

Read Full Post »